News, Utama  

Bangun Kesadaran Berbangsa Bernegara Melalui Upacara Bendera Bagi WBP Lapas Kelas IIA Tangerang

KABARINDO.ID – Lembaga Pemasyarakaktan (Lapas) Kelas IIA Tangerang Kantor Wilayah Kemenkumham Banten kembali melaksanakan program pembinaan kepribadian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yaitu dengan melaksanakan Upacara Bendera sebagai pembuka kembali aktifitas di minggu akhir tahun 2024.

Bertempat di Lapangan upacara utama, kegiatan upacara ini diikuti oleh seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan dengan pendampingan jajaran Pejabat Strukutral serta Pegawai Laduta lainnya. Senin, (12/02/2024).

“Program ini dibentuk sebagai pembinaan kepada warga binaan dalam mewujudkan kesadaran sebagai warga negara Indonesia yang cinta kepada tanah air dan melaksanakan kewajiban setiap hari seninnya.” Ucap Kepala Seksi Bimbingan Narapidana, Lidna Komaladewi.

Hal ini juga sesuai dengan tujuannya yaitu sebagai pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi warga binaan dan akan rutin dilaksanakan setiap hari senin dan bergilirian seluruh blok hunian dan seluruh warga binaan menjadi petugas upacara.

Kegiatan ini diisi dengan rangkaian upacara bendera yang penuh khidmat seperti pengibaran bendera merah putih dengan iringan lagu Indonesia Raya, Mengheningkan cipta, pembacaan UUD 1945, Pancasila, Catur Dharma Narapidana, amanat hingga doa.

Pada amanat yang disampaikan oleh Pembina Apel yaitu Kepala Kesatuan Pengamanan, Udur Martionnya, beliau menyampaikan bahwa warga binaan haruslah tetap semangat melaksanakan pembinaan dan mentaati seluruh peraturan yang ada.

“Tetap semangat dalam beraktifitas, pelajari lagi tata cara upacara bendera dengan baik, jangan membuat pelanggaran apapun dan jaga selalu keamanan didalam Lapas dengan terus berkelakuan baik dan mengikuti pembinaan yang ada.” Tutur Udur Martionna.

Pada penutupnya, Kepala Kesatuan Pengamanan berpesan agar dapat mengimplementasikan Catur Dharma Narapidana dengan benar. Kegiatan upacara bendera bagi warga binaan selesai dengan baik dan ditutup dengan pembacaan doa serta yel-yel warga binaan.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *