Hukum, News  

Baru Ambil Barang Pesanan, AG Pengedar Narkoba Dicokok Satresnarkoba Polres Serang

SERANG – Para pelaku penyalahgunaan narkoba terus ditabuh personil Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang. Tidak hanya kelas pengedar kecil maupun bandar besar, para pemakai narkoba juga turut menjadi target penangkapan.

Kali ini AG (42) pengguna sekaligus pengedar sabu dicokok usai mengambil sabu pesanan di pinggir jalan Kampung Teblongan Desa Cilayang Kecamatan Cikuesal Kabupaten Serang pada Senin (19/09) sekitar pukul 21.00 Wib.

Dari tangan tersangka AG warga Desa Cilayang, petugas mengamankan barang bukti 1 paket sabu serta handphone yang digunakan transaksi narkoba.

“Tersangka diamankan usai mengambil barang pesanan di pinggir jalan tidak jauh dari rumahnya,” terang Kasatreskoba AKP Michael K Tandayu saat ditemui pada Rabu (21/09).

Michael menjelaskan penangkapan pengedar sekaligus pengguna narkoba ini merupakan tindak lanjut informasi masyarakat. Berbekal dari informasi itu, Tim Satresnarkoba yang dipimpin Ipda Rian Jaya Surana langsung bergerak melakukan penyelidikan.

“Menindaklanjuti informasi masyarakat, kami langsung menerjunkan personil untuk pendalaman informasi. Tersangka berhasil diamankan berikut barang bukti satu paket sabu dari saku celana,” kata Michael.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka AG mengaku sudah lama menggunakan sabu sampai akhirnya ikut menjual agar mendapatkan keuntungan. Tersangka yang merupakan buruh serabutan mendapatkan pasokan sabu dari warga Pandeglang.

“Jadi selain menjual, juga turut menggunakan sabu. Tersangka mendapatkan sabu dari orang yang mengaku warga Pandeglang. Namun diakui tidak mengenal lebih dalam karena transaksi tidak secara tatap muka,” jelasnya.

Kasat mengingatkan masyarakat untuk menjauhi narkoba karena pihaknya tidak akan mentolerir siapapun yang kedapatan memiliki maupun menggunakan.

Michael berharap sinergitas masyarakat dalam memberikan informasi harus ditingkatkan. “Sesuai perintah pimpinan, komitmen kami adalah memberantas penyalahgunaan narkoba. Agar komitmen terwujud, sinergitas masyarakat harus ditingkatkan,” tandasnya.

(Rls/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *