Banjarnegara, Kabarindo.id – Di balik kelancaran komunikasi dan keamanan, ada kesiapan yang terus dijaga tanpa henti. Rutan Kelas IIB Banjarnegara melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan Handy Talky (HT) pada Selasa (04/08/2026) sebagai langkah strategis memastikan setiap alat komunikasi berfungsi optimal. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung respons cepat petugas, sekaligus memperkuat sistem pengamanan yang sigap dan terkoordinasi di lingkungan rutan.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh perangkat komunikasi berada dalam kondisi prima sehingga mampu mendukung koordinasi dan respons cepat petugas dalam menjalankan tugas pengamanan sehari-hari maupun saat menghadapi situasi darurat.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, meliputi kondisi fisik perangkat, kualitas sinyal, kejernihan audio, hingga performa baterai. Setiap unit HT diuji fungsinya agar tetap andal digunakan sebagai media komunikasi utama antarpetugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
Lebih dari sekadar pemeliharaan peralatan, kegiatan ini menjadi wujud komitmen Rutan Banjarnegara dalam menjaga standar pengamanan yang profesional. Komunikasi yang cepat, jelas, dan efektif melalui HT menjadi elemen penting dalam mendukung pengawasan, pengendalian, serta koordinasi di setiap lini pengamanan sehingga potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
Kepala Rutan Kelas IIB Banjarnegara, Dodik Harmono, menegaskan bahwa kesiapan sarana komunikasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga stabilitas keamanan. “Handy Talky adalah urat nadi komunikasi petugas. Dengan memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal, kita memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan,” tegasnya.
Melalui pemeliharaan rutin ini, Rutan Banjarnegara terus memperkuat budaya kerja yang profesional, responsif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pengamanan. Keandalan sarana komunikasi diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga binaan maupun petugas.







