News, Utama  

Kakanwil Tinjau Ketahanan Pangan Lapas Magelang, Karutan Banjarnegara Siap Adopsi Praktik Baik

Banjarnegara, Kabarindo.id – Pengembangan ketahanan pangan terus menjadi perhatian jajaran Pemasyarakatan Jawa Tengah. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, A.Md.IP., S.H., M.Si., ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Magelang untuk meninjau secara langsung pelaksanaan program ketahanan pangan, Jumat (02/10/2026).

Kunjungan tersebut turut diikuti oleh Kepala Rutan Kelas IIB Banjarnegara, Dodik Harmono, bersama jajaran. Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat secara langsung pengelolaan berbagai kegiatan ketahanan pangan yang dikembangkan di lingkungan Lapas Magelang.

Peninjauan dilakukan untuk melihat bagaimana potensi lahan dan sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif. Program ketahanan pangan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian, sehingga warga binaan tidak hanya terlibat dalam kegiatan produktif, tetapi juga memperoleh pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat.

Bagi Rutan Banjarnegara, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai pola pengelolaan ketahanan pangan yang dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi dan potensi yang dimiliki satuan kerja.

Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menyampaikan bahwa apa yang telah dikembangkan di Lapas Magelang dapat menjadi referensi untuk memperkuat program ketahanan pangan di Rutan Banjarnegara.

“Banyak hal yang bisa kami pelajari dari kunjungan ini. Tentunya tidak semuanya harus diterapkan sama persis, tetapi pola dan praktik baik yang sudah berjalan di sini bisa menjadi referensi untuk kami kembangkan di Rutan Banjarnegara, menyesuaikan dengan lahan dan potensi yang kami miliki,” ujar Dodik.

Ia menambahkan, pengembangan ketahanan pangan membutuhkan konsistensi dan keterlibatan berbagai pihak. Menurutnya, program yang sudah berjalan di Rutan Banjarnegara akan terus dievaluasi dan dikembangkan agar semakin produktif serta memberikan manfaat dalam proses pembinaan.

“Kami ingin kegiatan ketahanan pangan di Rutan Banjarnegara tidak berhenti pada sekadar menanam atau memelihara, tetapi benar-benar dikelola secara berkelanjutan. Harapannya bisa menjadi kegiatan pembinaan yang produktif sekaligus memberikan hasil yang bermanfaat,” tambahnya.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan di jajaran Pemasyarakatan Jawa Tengah. Pertukaran pengalaman dan praktik baik antarsatuan kerja diharapkan dapat mendorong munculnya inovasi baru yang dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing UPT.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Banjarnegara berkomitmen untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan dengan memanfaatkan potensi yang tersedia, sekaligus menjadikannya sebagai bagian dari pembinaan kemandirian yang memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan.