News, Utama  

Kalapas Kelas IIA Palangka Raya Berikan Briefing Penguatan Mengenai Hak Dan Kewajiban WBP

KABARINDO.ID – Kalapas Kelas IIA Palangka Raya memberikan briefing kepada warga binaan mengenai hak, kewajiban, dan larangan yang berlaku bagi mereka. Dalam briefing tersebut, Kalapas menjelaskan dengan jelas hak-hak yang dimiliki oleh warga binaan, seperti hak atas pendidikan, hak atas perlakuan yang manusiawi, hak atas kesehatan, dan hak untuk memilih dalam pemilu. Selain itu, Kalapas juga mengingatkan warga binaan mengenai kewajiban mereka, seperti patuh terhadap peraturan dan tata tertib Lapas serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan. Senin (12/02/2024)

Dalam briefing tersebut, Kalapas juga menyoroti larangan-larangan yang harus dihindari oleh warga binaan. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di dalam Lapas. Beberapa larangan yang disampaikan antara lain adalah larangan memiliki atau menggunakan barang-barang terlarang, larangan melakukan kekerasan fisik atau verbal terhadap sesama warga binaan atau petugas Lapas, serta larangan melakukan kegiatan yang melanggar hukum di dalam maupun di luar Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Sulardi, mengatakan, briefing ini merupakan bagian dari upaya Kalapas Kelas IIA Palangka Raya untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada warga binaan mengenai hak, kewajiban, dan larangan mereka.

‚ÄúDengan pemahaman yang baik, diharapkan warga binaan dapat menjalani masa hukumannya dengan baik dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik. Selain itu, briefing ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan teratur di dalam Lapas,” ujar Sulardi.

Warga binaan merespon briefing tersebut dengan baik. Mereka menghargai upaya Kalapas dalam memberikan pemahaman yang jelas mengenai hak, kewajiban, dan larangan mereka. Briefing ini dianggap sebagai langkah yang penting dalam membangun kesadaran dan tanggung jawab warga binaan terhadap diri sendiri, sesama, dan lingkungan sekitar. Warga binaan berharap agar briefing semacam ini dapat dilakukan secara rutin untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran mereka.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *