Pemda Provinsi Papua Dukung Kanwil Kemenkumham Papua melakukan Pelatihan Paralegal, Pencatatan Kekayaan Intelektual & Pendaftaran Perseroan Perorangan

PAPUA – Forum Diskusi Pengharmonisasian, Pembulatan dan Pemantapan Konsepsi Ranperda Kabupaten Biak, Kanwil Kemenkumham Papua melayani Kabupaten Biak Numfor Dibuka resmi oleh Plt Sekda Kabuoaten Biak Numfor.

Plt. Sekda dorong Sinergitas bersama Kantor Wilayah Kemenkumham Papua meminta dukungan dalam Pengharmonisasian Ranperda yang telah didorong.

Kegiatan Forum Diskusi ini digelar bertempat di Hotel Asana Kabupaten Biak Numfor, dengan menghadirkan seluruh Kepala OPD dan Anggota DPRD Kabupaten Biak Nunfor.

Kakanwil pada kesempatan tersebut mengapresiasi dan berterima kasih karena Sinergitas yang dibangun bersama Kanwil Kemenkumham Papua, DPRD Kab.Biak Numfor dan terus membangun komunikasi aktif melalui Kabag Hukum Pemkab Biak.

Kakanwil menjelaskan berkaitan dengan kehadirannya di Kabupaten Biak yang dikemas dalam Kanwil Kemenkumham Papua Melayani Kabupaten Biak.

Kanwil Kemenkumham Papua berdasarkan tusi dari Direktorat Jenderal Peraturan Perundang – undangan, tentu membantu Anggota DPRD Biak dalam rangka

“Kabupaten Biak Numfor memiliki potensi yang luar biasa, Kanwil Papua akan terus membantu untuk mengawal, dan Pemerintah Daerah harus terus mencari refrensi berkaitan dengan Pembangunan dan pengembangan Daerah melalui sektor lain yang menjadi potensi Kabupaten Biak. Tim kami dari Perancang Peraturan Perundang-Undangan akan mengawal dari Ranperda dari 9 yang diberikan dan 3 akan terus menjadi.” Ujar Anthonius M Ayorbaba.

Saat ini Kakanwil Kemenkumham Papua banyak memiliki potensi Kekayaan Intelektual namun belum banyak Anggota DPRD yang memahami secara detail.

Sementara data yang ada pada Kanwil Kemenkumham Papua, dengan memiliki Kelapa unggulan dengan kualitas terbaik yang hanya ada di Biak Numfor.

“Selain itu juga, ada Daun minyak kayu putih dan banyak lagi daun yang memiliki khasiat yang luar biasa. Kakanwil dorong agar dibuatkan sebuah regulasi berkaitan Kampung Wisata, karena Biak memiliki Wisata yang sangat menakjubkan, artinya regulasi itu tentu memberi kesejahteraan bagi Masyarakat,” Ungkap Anthonius M Ayorbaba

“Jika Kabupaten Biak Numfor mampu mengelola 5 sektor Unggulan yang dapat diatur dalam regulasinya, diantaranya Ikan tuna yang memiliki potensi yang luar biasa jika eksport ke Jepang lancar, bayangkan betapa besar PAD yang akan masuk di Kabupaten Biak.” Tambah Anthonius M Ayorbaba.

Selain mengelola APBD tentu didorong juga untum mengelola hal lainnya seperti Kekayaan Intelektual dan tentu dengan sebuah regulasi yang benar-benar memanfaatkan potensi yang ada di Biak Numfor.

Tentu Kanwil Kemenkumham Papua akan terus bersama-sama Kab. Biak Numfor dan tugas kami siap mengawal Pengharmonisasian Ranperda yang tentunya untuk peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Biak Numfor.

Kakanwil dorong penggunaan Digitalisasi, untuk menggerakkan semua sektor karena Digitalisasi mampu menembus pasar Dunia Internasional. Tentu semua prospek yang ada di Kabupaten Biak harus dipublikasi keluar melalui Digitalisasi dan mengajak dan mendorong anak-anak milenial yang sangat memahami Digitalisasi.

Menurut Ayorbaba, jika kita masih bekerja manual semua berjalan lambat dan banyak kendala serta tantangan, karena lompatan Digitalisasi ini sangat punya peran menuju Bonus demografi. Pertanyaannya apakah Pemerintah Biak telah mempersiapkan anak-anak muda untuk menghadapi era baru.

Pada akhir kegiatan atas nama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor , Bupati dan Wakil Bupati mengapresiasi langkah cepat Jajaran Kantor Wilayah Kemenkumham Papua, melalui Kakanwil Papua, Anthonius M. Ayorbaba dalam melayani Masyarakat Kabupaten Biak.

Kegiatan ini sebelumnya diisi dengan diskusi hangat bersama JFT Perancang yang juga dihadiri langsung Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Mohamad Mufid, Kasubid Fasilitasi Produk Hukum Daerah, Ruben K. Samai upaya pembahasan Pengharmonisasian, Pembulatan dan Pemantapan Konsepsi Ranperda Kabupaten Biak.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *