Perayaan Idul Adha di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Dihadiri Bupati Bandung

BANDUNG, KABARINDO.ID – Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung merayakan Idul Adha dengan khidmat dan semarak. Acara yang diadakan pada hari Kamis ini dihadiri oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna, yang turut serta dalam proses penyembelihan hewan kurban.

Perayaan dimulai dengan shalat Idul Adha yang diikuti oleh seluruh petugas lapas dan narapidana. Setelah shalat, acara dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan di area khusus dalam lapas. Tahun ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung menyembelih 4 ekor sapi dan 10 ekor kambing yang nerasal dari Pemkab Bandung, PT Fajar BasthiSejahteraselaku mitra Koperasi Lapas dan dadi warga binaan yang berkurban.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya perayaan Idul Adha sebagai momentum untuk berbagi dan mempererat tali silaturahmi. “Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan pengorbanan. Saya mengapresiasi Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung yang telah mengadakan acara ini dengan penuh semangat kebersamaan,” ujar Dadang.

Plh. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Yulius Jum Hertantono, juga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Bandung. “Kehadiran Bapak Bupati memberikan semangat tersendiri bagi kami semua. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan membawa berkah bagi seluruh penghuni lapas,” katanya.

Proses penyembelihan hewan kurban dilakukan dengan mengikuti syariat yang berlaku. Daging kurban kemudian dibagikan kepada para narapidana, petugas lapas, dan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung menunjukkan komitmennya dalam mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan. Perayaan Idul Adha ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lapas-lapas lain untuk terus menjalin kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah-tengah masyarakat.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *