News  

Rangkaian INLU 2022, Reclassering Netherlands-Ditjen Pemasyarakatan Hadir di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang

Tangerang – Tradisi Palang Pintu sambut kedatangan Perwakilan Reclassering Nederland dan Ditjen Pemasyarakatan di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Kamis (22/09/2022).

Kunjungan kerja merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Indonesia Netherland Legal Update (INLU) 2022 sebagai bentuk dukungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terhadap Prioritas Nasional, yaitu Implementasi Keadilan Restoratif.

Indonesia Netherland Legal Update (INLU) 2022 merupakan kegiatan kerjasama antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan Delegasi Belanda yang terdiri dari Reclassering Netherland, Center for International Legal Cooperation (CILC), Saxion University of Applied Sciences, Restorative Justice Netherland, dan Openbaar Ministerie yang dilaksanakan di Indonesia mulai 19–29 September 2022.

Indonesia Netherland Legal Update (INLU) 2022 ini sebagai wadah untuk saling betukar informasi dan berbagi pengalaman tentang penerapan Restorative Justice yang telah sukses dilaksanakan di Belanda dan akan diterapkan di Indonesia. Restorative Justice merupakan pemulihan hubungan antara pelaku, korban, keluarga korban, dan masyarakat umum.

Didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Banten Masjuno dan Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Kadek Anton Budiharta, Tim Delegasi Belanda ini diajak Belanda untuk melihat proses pembinaan, inovasi, dan pelayanan yang ada di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.

Selanjutnya, Delegasi Belanda dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan berkumpul di Aula Lapas Pemuda Tangerang untuk berdiskusi tentang perbandingan Lapas di Indonesia dan Belanda, tugas utama Lapas, dan Reintegrasi dari Napi.

Kepala Divisi Pemasyarakatan, Masjuno dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas ilmu dan pengalaman yang diberikan, serta berharap kerjasama ini dapat berkesinambungan.

“Kami belajar banyak tentang restorative justice, semangat melaksanakan restorative justice akan kami upayakan dan juga menjadikannya sebagai paradigma baru dalam proses peradilan”, tutur Masjuno.

Sementara itu, Ferry Van Aagten, Unit manager Reclassering Netherland atas nama Delegasi Belanda mengucapkan terimakasih atas sambutan dan sangat terkesan dengan Lapas Pemuda Tangerang.

“Sejak pertama kali kami kesini, kami mendapatkan banyak pengalaman baru, kami sangat terkesan dengan pengelolaan luar biasa yang dilakukan Lapas, dan kami sepakat ini dapat menjadi standar pelayanan dan pembinaan Lapas di Indonesia”, ujarnya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *