News  

Terima Kunjungan Inspektur Wilayah IV Inspektorat Jenderal, Lapas Kelas 1 Bandar Lampung Tampilkan Pengamanan Ketat dan Karya Produktif Warga Binaan

Bandar Lampung, Kabarindo.id – Peninjauan standar pengamanan serta optimalisasi program pembinaan kemandirian terus mendapat perhatian khusus dari jajaran pimpinan tinggi. Pada Selasa, 4 Agustus 2026, Inspektur Wilayah IV pada Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jayanta Surbakti, melaksanakan kunjungan kerja langsung di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung.

Kedatangan Inspektur Wilayah IV beserta rombongan disambut secara langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, didampingi jajaran pejabat struktural. Peninjauan diawali dengan pemeriksaan kesiapsiagaan sistem pengamanan pada area pengamanan pintu utama, ruang pemantauan kamera pengawas, hingga pemantauan tata kelola blok percontohan hunian.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan langsung pusat pembinaan kemandirian warga binaan. Inspektur Wilayah IV menyaksikan secara dekat proses produksi karya unggulan warga binaan, antara lain budidaya hidroponik, pengolahan roti rajabasa bakery, pembuatan sabun, kerajinan meubel, tenun tapis khas Lampung, hingga pabrik pembuatan tempe. Atas kerapian sistem pengamanan serta produktivitas pembinaan yang berjalan, Inspektur Wilayah IV menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran.

Mengenai komitmen keberlanjutan pembenahan dan peningkatan mutu pelayanan institusi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung memberikan pernyataan langsung.

“Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung akan terus berbenah secara konsisten dalam memperkuat sistem pengamanan serta mengembangkan pembinaan produktif agar pemasyarakatan semakin bermanfaat untuk masyarakat,” tegas Ike Rahmawati menyampaikan keterangannya.

Kunjungan kerja dan apresiasi dari Inspektorat Jenderal ini menjadi pendorong semangat bagi seluruh jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung untuk terus menghadirkan tata kelola pemasyarakatan yang akuntabel, aman, dan berdampak nyata.