TANGERANG, Kabarindo.id – Kota Tangerang menjadi pusat perhatian olahraga tinju di Provinsi Banten. Selain menjadi tuan rumah pelantikan Pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Banten periode 2026–2030, daerah ini juga menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir Piala Gubernur Banten 2026.
Kegiatan yang berlangsung di GOR Nambo Jaya Sport Center, Kecamatan Karawaci, tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan sekaligus meningkatkan prestasi atlet tinju Banten.
Kejurda yang digelar pada 2–5 November 2026 ini diikuti atlet kategori junior dan youth dari tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah berharap kepengurusan Pertina yang baru mampu meningkatkan geliat olahraga tinju melalui berbagai festival, pertandingan, serta pembinaan atlet sejak usia dini.
Menurutnya, Kota Tangerang memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah pertandingan tinju berskala nasional bahkan internasional. Dukungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, akses transportasi, dan fasilitas akomodasi menjadi keunggulan yang dapat dimanfaatkan.
“Kalau saya lihat, Kota Tangerang lengkap. Apalagi punya bandara internasional. Untuk pertandingan internasional cocoknya di sini, karena orang turun langsung sampai. Akomodasi dan transportasinya juga bagus,” ungkap Dimyati.
Sementara itu, Ketua Pertina Provinsi Banten periode 2026–2030, Deden Apriandhi, menyampaikan bahwa salah satu target utama kepengurusan baru adalah meraih medali pada Prapon 2027.
Untuk mencapai target tersebut, Pertina Banten akan memperkuat persiapan atlet melalui penyelenggaraan kejuaraan daerah dan program pembinaan secara berkelanjutan.
“Kami juga berharap ke depan Banten dapat menjadi tuan rumah kejuaraan tinju tingkat nasional. Dengan semakin banyaknya kompetisi, atlet akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengasah kemampuan dan mendapatkan pengalaman bertanding,” ujar Deden.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kota Tangerang sebagai tuan rumah. Ia berharap kejuaraan tersebut dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
Menurut Kaonang, Kejurda kali ini mempertandingkan kategori junior dan youth. Sementara kategori elite tidak dipertandingkan karena para atlet sedang dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Selain memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu, para atlet berprestasi juga mendapatkan penghargaan berupa uang sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka di arena pertandingan.
Penyelenggaraan Kejurda ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat pembinaan tinju di Banten sekaligus membuka peluang bagi Kota Tangerang untuk menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan olahraga berskala lebih besar.






